DKI
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya untuk memperbaiki kualitas udara di DKI Jakarta. Salah satunya adalah melalui penerbitan Instruksi Gubernur No. 66/2019. Beberapa upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi polutan baik dari sumber bergerak maupun tidak bergerak. DKI Jakarta memiliki visi untuk mewujudkan udara bersih di tahun 2030.
Visi

Meningkatkan kualitas udara Jakarta pada tahun 2030

Misi

DKI Jakarta saat ini tengah menyusun Peta Jalan Kualitas Udara – Jakarta Cleaner Air 2030. Hingga saat ini, inisiatif-inisiatif di bawah ini telah diatur dalam Instruksi Gubernur DKI Jakarta No. 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara yang antara lain berisi:

  1. Tidak ada lagi angkutan umum beroperasi di Jakarta yang berusia di atas 10 tahun dan tidak lulus uji emisi pada tahun 2020.
  2. Mendorong partisipasi warga dalam pengendalian kualitas udara melalui perluasan kebijakan ganjil genap, pembatasan kendaraan pribadi bermotor, dan peningkatan tarif parkir di lokasi yang terlayani transportasi umum masal.
  3. Pada tahun 2025, tidak ada lagi kendaraan pribadi yang berusia 10 tahun yang melintas di wilayah DKI Jakarta. Uji emisi akan diberlakukan sebagai syarat dalam pemberian izin operasional kendaraan pribadi.
  4. Mendorong peralihan ke moda transportasi umum dan meningkatkan kenyamanan berjalan kaki di Jakarta dengan percepatan pembangunan fasilitas pejalan kaki di 25 ruas jalan protokol dan arteri.
  5. Mewajibkan industri penghasil polusi memasang alat monitoring nilai buangan asap dan pemasangan pengendalian kualitas udara pada cerobong industri.
  6. Mengoptimalkan penghijauan pada sarana dan prasarana publik serta mendorong adopsi prinsip green building oleh seluruh gedung milik Pemda maupun publik melalui penerapan insentif dan disinsentif.
  7. Merintis peralihan ke energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dengan memasang solar panel pada gedung sekolah, gedung Pemda dan fasilitas kesehatan milik Pemda, dan akan selesai tahun 2022.

Bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup, Vital Strategies memberikan dukungan teknis dalam pengembangan daring ini dan dalam menyusun inisiatif manajemen kualitas udara untuk Jakarta. Hal ini dimungkinkan melalui dukungan dari Bloomberg Philanthropies.